PROFIL PUSAT RISET (PROFILE)

Pusat Riset berbasis Layanan Kesehatan Virologi dan Kanker Patobiologi (PRVKP)

Virology and Cancer Pathobiology Research Center (VCPRC)

ENGLISH LEAFLET PROFILE-2

Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia didirikan berdasarkan surat keputusan rektor no. 0108/SK/R/UI/2010. Sebelum menjadi PRVKP, pusat riset ini adalah Institute of Human Virology and Cancer Biology of The University of Indonesia (IHVCB-UI) yang dikelola oleh Yayasan Institute of Human Virology and Cancer Biology of The University of Indonesia yang dibentuk oleh Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia. Pada Tahun 2009 pengurus yayasan IHVCB UI mengundurkan diri dan sampai saat ini belum ada tindak lanjut. PRVKP mewadahi kegiatan penelitian yang difokuskan pada penelitian virus yang menyebabkan penyakit dan kanker pada manusia. Virus Influenza (human influenza dan Avian influenza), HIV, HPV dan juga penelitian kanker merupakan fokus utama. PRVKP merupakan tempat kerjasama penelitian antar departemen di FKUI, antar fakultas di UI dan juga kerjasama dengan institusi lain baik pemerintah, swasta, di dalam maupun di luar negeri. PRVKP juga mengemban tugas pendidikan, melatih dan memberikan kesempatan untuk mahasiswa untuk melakukan penelitian di bawah penelitian-penelitian yang dilakukan di PRVKP. Sejumlah mahasiswa S1, S2 dan S3 dari fakultas kedokteran, fakultas farmasi,     fakultas MIPA dan fakultas teknik melakukan penelitian di laboratorium PRVKP. Kegiatan yang lain yang juga dapat mendukung penelitian dan pendidikan adalah training, seminar dan lain-lain.

I.2 Latar Belakang

 

  • The increasing threat of viral and cancerous diseases signifies the necessity to establish a research centre for acceleration of virology and cancer pathology research. Several research activities for development of viral vaccines as well as exploration of the potential of Indonesian natural substances to be used for therapy of viral and cancer diseases have been initiated and consistently maintained at FMUI
  • Development and establishment of diagnostic system for viral and cancer diseases is also of particular interest and several research activities in these areas have also been initiated and are currently ongoing at FMUI
  • The current research activities is progressing at a rate that is not in line with the urgent need for quick translation of medical research from bedside to bench and bench to bedside
  • A well structured and coordinated collaboration that is based on an established relation with strong historic bond between FMUI and RSCM can be relied on to address the need for acceleration of translational research
  • Meningkatnya ancaman penyakit yang disebabkan virus dan penyakit kanker merupakan suatu alasan perlunya mendirikan suatu pusat riset yang mempercepat penelitian virologi dan patologi kanker. Beberapa aktivitas penelitian untuk mengembangkan vaksin bersamaan dengan eksplorasi produk alami Indonesia yang berpotensi untuk digunakan sebagai obat penyakit yang disebabkan oleh virus dan penyakit kanker telah diinisiasi dan terus dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
  • Pengembangan dan pembuatan sistem diagnostik untuk penyakit yang disebabkan virus dan penyakit kanker juga mendapatkan perhatian khusus dan beberapa aktifitas di bidang ini juga sedang diinisiasi dan dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
  • Aktivitas penelitian saat ini sedang berkembang pada tingkat yang tidak sejalan dengan kebutuhan yang mendesak untuk translasi cepat dari penelitian medik dari rumah sakit ke laboratorium dan sebaliknya.
  • Kerjasama yang terkoordinir dan terstruktur dengan baik antara Fakultas kedokteran Universitas Indonesia dan RSCM dengan mengingat hubungan historis antara keduanya merupakan suatu cara untuk mempercepat penelitian translasional.

I.2.Tujuan

  1. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran di bidang virologi dan kank
  2. Mewujudkan pusat riset dan rujukan nasional pelayanan kesehatan di bidang virologi dan kank
  3. Meningkatkan jumlah tenaga ahli berpengalaman dalam penelitian dan pengembangan penyakit infeksi melalui kerjasama penelitian, pendidikan dan pelatihan
  4. Mendapatkan model kerjasama penelitian dan pengembangan antara Departemen

Kesehatan,    Perguruan    Tinggi    dan    Perusahaan    Industri    Kesehatan    untuk pengendalian dan pencegahan penyakit infeksi

  1. Mendapatkan fasilitas penelitian dan pengembangan vaksin di Institusi Pendidikan (Universitas Indonesia) yang dikelola untuk kepentingan nasional secara lintas sektoral yang meliputi sektor pendidikan, sektor kesehatan dan sektor pertahanan keamanan.
  1. Mendapatkan informasi mengenai karakteristik dan evolusi virus influenza A H5N1, H1N1 galur baru isolat Indonesia dan virus Influenza A lainnya yang berpotensi sebagai galur pandemi sebagai dasar penyusunan program pemerintah untuk intervensi pencegahan dan pengendalian infeksi Influenza A di Ind
  2. Mendapatkan produk-produk kesehatan dalam bentuk prorotipe sistem diagnostik, prototipe vaksin dan prototipe agensia terapetik yang bermanfaat untuk pencegahan dan pengendalian virus influenza A
  3. Mendapatkan informasi mengenai karakteristik dan evolusi virus HIV-1 yang beredar di Indonesia sebagai dasar penyusunan program pemerintah untuk intervensi pencegahan dan pengendalian infeksi HIV/AIDS di Indo
  4. Mendapatkan produk-produk kesehatan dalam bentuk prorotipe sistem diagnostik, prototipe vaksin dan prototipe agensia terapetik yang bermanfaat untuk pencegahan dan pengendalian infeksi HIV/AIDS di Indonesia
  5. Mendapatkan prototipe sistem diagnostik cepat, antivirus berbasis bahan alam dan

vaksin DNA untuk pencegahan dan pengendalian infeksi virus papilloma manusia penyebab kanker serviks (mulut rahim) dan virus lain yang berkaitan dengan kanker.

I.3.    Visi (Vision)

To create infinite experience for all through research, education and services in medical virology and cancer pathobiology.

Menghadirkan kondisi bagi setiap individu untuk mencapai kapasitas terbaik melalui penelitian, pendidikan dan pelayanan dalam bidang virologi medik dan patobiologi kanker

I.4.    Misi dan Tujuan

Misi (Mission)

By the year 2019 PRVKP FKUI becomes

  • an internationaly recognized referral center for virology and virus related cancer diseases that is based on Indonesian medical and health research
  • a virology and virus related cancer research facility that produce professional researchers
  • a center of excellence that support government programs for the increase of quality of life and humanity within the Indonesian community

Pada tahun 2019 PRVKP FKUI-RSCM diharapkan menjadi :

  • Pusat referensi untuk virologi dan penyakit kanker yang terkait virus yang dikenal secara Inte rnasional yang berdasarkan penelitian kesehatan dan medik
  • Suatu Fasilitas penelitian virologi dan virus yang menyebabkan kanker yang menghasilkan peneliti-peneliti yang profesional.
  • Suatu Center of excellence yang mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemanusiaan di dalam masyarakat Indonesia.

Goal

By the year 2019 PRVKP FKUI has produced and provided:

  • several patents for viral vaccines, drug delivery and induced pluripotent stem cell
  • international publication in viral vaccines, drug delivery and induced plupotent stem cell
  • Taylored laboratory services for virology and cancer research
  • Education system and materials in laboratory biosafety and biosecurity

Tujuan

Pada tahun 2019 PRVKP FKUI-RSCM dapat menghasilkan dan menyediakan:

  • Beberapa paten untuk vaksin virus, drug delivery dan induced-pluripotent stem cell (iPS).
  • Publikasi Internasional di bidang vaksin virus, drug delivery dan induced-pluripotent stem cell (iPS).
  • Laboratorium pelayanan yang dibuat khusus untuk virologi dan penelitian kanker.
  • Sistem pendidikan dan material untuk biosafety dan biosecurity.

I.5.    Program Kerja

  1. Melakukan penelitian di bidang virus dan kanker
  2. Menyediakan dan mengelola fasilitas yang diperuntukkan untuk penelitian di bidang virus dan kanker.
  3. Menjalin kerjasama dengan swasta, pemerintah dan akademik di bidang penelitian baik institusi di dalam maupun luar nege
  4. Mewujudkan pusat riset sebagai tempat pendidikan bagi mahasiswa yang

melakukan penelitian, praktikum atau melalui seminar untuk menyebarkan informasi perkembangan sains dan teknologi